DISPORA TURUT AMBIL BAGIAN DALAM MALANG CITY EXPO 2019

Bertempat di Halaman Parkir Stadion Gajayana Malang, Pemerintah Kota Malang menggelar pameran spektakuler bertajuk Malang City Expo 2019. Acara yang dibuka langsung oleh Walikota Malang, Drs H Sutiaji pada  Kamis, 18 Juli 2019 ini akan berkontribusi dalam mempromosikan industri, perdagangan, bisnis, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif, pelayanan publik, pertanian, kesehatan, pendidikan, multi produk, seni dan kebudayaan di Kota Malang.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Tri Widyani Pangestuti mengatakan pameran yang akan berlangsung selama 4 hari ini, akan dimeriahkan dengan 6 rangkaian kegiatan, yaitu Pameran Industri dan Perdagangan, Ekonomi Kreatif, UMKM, Koperasi, Pariwisata, dan Kewirausahaan tanggal 17-20 Juli, Festival Kuliner Tradisional dan Millenial, tanggal 17-20 Juli, Fun Game & Doorprice, pada tanggal 17-20 Juli.

“Pagelaran Seni dan Budaya tanggal 17-20 Juli, Business Meeting Buyer & Reseller Nasional dan Internasional tanggal 18 Juli 2019, Kontes Kopi dan Barista Malang tanggal 18 Juli 2019, Ngalam Fun Cooking Competition & Hotel Chef Demo tanggal 19 Juli, serta Lomba Mewarnai 1000 Anak tanggal 20 Juli”, jelas Yani.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang, tidak ketinggalan turut ambil bagian dalam Malang City Expo 2019. Kepala Seksi Industri Olahraga, Dra. Arnica Rima mengatakan pada pameran ini kami menghadirkan berbagai peralatan seperti  raket  badminton kekinian 100% Original. Jual raket bulutangkis murah, jual sepatu badminton murah, jual kaos olahraga murah dan berbagai perlengkapan bulutangkis atau badminton lainya dan lain-lain dengan desain produk  yang selalu  up to date.

“Kami menawarkan  berbagai macam kebutuhan alat-alat sport  dengan kualitas terbaik dan harga kompetitif. Produk yang kami hadirkan sudah familiar dan sudah banyak digunakan “, ujar Arnica. ***(RKM)

Dispora Gelar Sosialisasi Penyadaran Pemuda Terhadap HIV/AIDS dan Narkoba

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Terkait dengan bahaya narkoba, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang menggelar Sosialisasi Penyadaran Pemuda Terhadap HIV/AIDS dan Narkoba di Hotel Gajahmada, Kamis (18/7/2019). Sebanyak 125 peserta Sosialisasi terdiri Pemuda, Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat Umum dari seluruh Kota Malang.

Erry Harto Prabowo, SH.M.Si, Kepala Seksi Peningkatan Sumberdaya Kreatifitas Pemuda dalam sambutannya mengatakan di sekitar kita saat ini, banyak sekali zat-zat adiktif yang negatif dan sangat berbahaya bagi tubuh. Dikenal dengan sebutan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Pada era modern yang serba canggih, narkoba telah menjadi problem bagi umat manusia diberbagai belahan bumi. Narkoba yang bisa mengobrak-abrik nalar yang cerah, merusak jiwa dan raga, tak pelak bisa mengancam hari depan umat manusia, untuk itu dengan adanya sosialisasi ini kami berharap agar pemuda di Kota Malang memahami dan sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan hiv AIDS”, Kata Erry.

Hadir sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Bayu Tjahjawibawa, mengatakan narkoba merupakan pembunuh berdarah dingin yang dapat menghancurkan kehidupan. Sayangnya, masih banyak pemuda dan pemudi Indonesia yang menyalahgunakan narkoba tersebut dan mereka justru merasa bangga dengan hal itu. ” Bagi mereka, narkoba adalah alat terbaik untuk mengatasi berbagai masalah, untuk gaya-gayaan, dianggap keren, dan hal-hal tidak masuk akal lainnya”, jelas dr. Bayu.

Sementara itu, narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, Try Wulandari mengatakan diantara bahaya penyalahgunaan narkoba yang paling vital bagi generasi muda ialah terjadinya perubahan sikap dan kepribadian mereka.

“Tidak heran ketika seorang anak tiba-tiba berubah menjadi pendiam dan sering menggurung diri karena mereka justru asyik dengan efek halusinasi yang disebabkan oleh obat-obatan narkotika atau apapapun yang mereka konsumsi itu. Anak yang terkenal cerdas dengan prestasi akademik yang fantastis pun bisa saja tiba-tiba mendapat nilai yang jatuh merosot secara tiba-tiba”, ungkap Wulan (panggilan akrab, Try Wulandari). *** (RKM)

Kota Malang Meraih 139 Medali di Ajang Porprov VI Jatim

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 telah berakhir. Perhelatan yang multi-event terakbar di Jawa Timur (Jatim) ini ditutup oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Stadion Bumi Wali, Tuban, Sabtu (13/7) malam. Sementara Porprov VII berikutnya akan digelar pada 2021 mendatang akan dilaksanakan pada 2021 di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso.

Kota Malang menduduki posisi keempat dengan 139 medali yang terdiri dari 40 medali emas, 49 medali perak, dan 59 medali perunggu. Sedangkan Juara Umum Porprov VI Jatim, diraih oleh Kota Surabaya dengan perolehan 280 medali, 113 medali emas, 89 medali perak, dan 78 medali perunggu.

Atlet Kota Malang memastikan terus semangat turut andil di ajang Porprov VII yang akan digeber pada 2021 mendatang. Porprov akan kembali dilangsungkan dua tahun sekali akan berdampak posiitif ke pembinaan atlet di Kota Malang.

Chandra Sofie, pelatih cabang olahraga atletik mengatakan  Porprov Jatim  akan dilaksanakan dua tahun sekali. “Dengan diberlakukannya Porprov dua tahunan nanti,  akan lebih mempercepat proses pembinaan atlet unggulan di Kota Malang”,  ungkap Chandra Sofie di ruang kerjanya.

Sementara itu Kota Malang telah mengirim 574 atlet di ajang empat tahunan tersebut. Jumlah ini terdiri dari 240 atlet putra, 199 putri, 135 pelatih dan ofisial. ***(RKM)

 

 

Maudi Awanda Saputri dan M. Ali Topan, Sumbang Medali Emas di Cabor Atletik

Kontingen Kota Malang menyumbangkan 2 (dua) medali emas lewat cabang olah raga atletik di nomor lompat jangkit putra di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim 2019 yang berlangsung di Stadion Bumi Wali Tuban.

Medali emas tersebut masing-masing diraih M. Ali Topan dengan lompatan sejauh 5.000 meter Putra dan Maudi Awanda Saputri di nomor 400 meter Gawang Putri. Ketua Kontingen Chandra Sofie dikonfirmasi mengatakan medali emas dapat diraih, karena semangat dan keinginan para atletnya sehingga mendapatkan sesuai yang diharapkan.

” Prolehan medali emas oleh M. Ali Topan di lompat 5.000 meter Putra dan Maudi Awanda Saputri di nomor 400 meter Gawang Putri sudah sesuai yang diharapkan,” katanya Senin (8/7/2019).

Menurut Chandra, atas prolehan medali emas ini, semoga bisa memotivasi para atlet lainnya agar juga mendapatkan medali sehingga bisa membawa nama harum Kota Malang. ” Saya harap, cabor lain juga termotivasi agar mendulang meraih medali,” pungkasnya. *** (RKM)

SELEKSI TAHAP TERAKHIR MENUJU PEMUDA PELOPOR SEJATI

Seleksi tahap akhir Tingkat Provinsi Pemuda Pelopor Tahun 2019 (Fact Finding) bidang pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Lingkungan dan Pariwisata di Kampung Warna-warni Jodipan Kota Malang, Kamis (4/7/2019) lalu. Hadir  Erry Harto Prabowo, S.H., M.Si selaku Kepala Seksi Peningkatan Sumberdaya Kreatifitas Pemuda, Batin Adi M, S.E. selaku Kepala Seksi Kewirausahaan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang sedangkan dan Juri dari Provinsi Jawa Timur, Lia Putrinda, Dini Utami Dewi, M.Sos. dan Ekandi Subandoyo .

Rombongan Juri langsung menuju ke Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) menemui peserta Seleksi Pemuda Pelopor dari Kota Malang, yakni Salis Fitria. Pemudi kelahiran Pamekasan 1994 ini sengaja mengangkat Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) karena Salis tahu betul proses awal dibangunnya kampung kumuh menjadi kampung wisata. Ketika itu Salis menjadi Liaison Officer (LO) Metro TV on Campus, acara Kick Andy Show dan acara Merry Riana I am Possoble Tahun 2014.

Kampung Wisata Jodipan berlokasi di RT 06, 07, dan 09, RW 02, Kelurahan Jodipan Kota Malang dan terletak di bantaran Sungai Brantas. Keberadaan kampung ini diharapkan dapat menjadi kawasan wisata baru di kota Malang untuk berburu foto selfie.

Sementara itu, Kampung wisata ini pertama kali digagas delapan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang diketuai Nabila Firdausiyah, dan Salis Fitria salah satu anggotanya. Sekelompok mahasiswa ini menggandeng program corporate social responsibilities perusahaan cat untuk mewujudkan kampung tersebut.

Mereka awalnya mendapatkan tugas praktikum Public Relations 2 dari dosen, lalu sekelompok ini yang tergabung dalam Guys Pro-lah yang memiliki ide brilian untuk menyulap kawasan kumuh ini menjadi penuh warna. ***(RKM)

Ngalam Memanah Tahun 2019, Sukses di Gelar

Memanah kini menjadi hobi yang cukup digandrungi anak muda di Kota Malang dan sekitarnya. Ada yang menekuninya sekadar untuk kegemaran, ada pula yang ingin serius menjadi atlet panahan. Di Kota Malang, sekolah khusus panahan terbilang belum terlalu banyak. Jabal Uhud Archery Club, satu-satunya Sekolah Memanah di Kota Malang tepatnya di Perum Bumi Palapa Blok F9, Tunggulwulung, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.

Dalam rangka meningkatkan bibit-bibit baru atlet panahan, Jabal Uhud Archery Club mengadakan Kejuaran Panahan “Ngalam Memanah 2019”, Minggu (7/7/2019). Hadir dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang, Sulis Wiyono mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir. Hadir pula dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang, Komisi D, M Syaiful Ali Fatah.

Dalam sambutannya Sulis mengatakan kejuaraan ini bisa terlaksana secara continue dan nantinya bisa memunculkan bibit-bibit atlit yang berprestasi dan bisa bersaing di tingkat regional, nasional maupun internasional.

“Saya berharap dari Kota Malang akan muncul bibit-bibit atlit yang berprestasi dan bisa bersaing di tingkat regional, nasional maupun internasional”, ungkap Sulis.

Dalam kejuaraan ngalam memanah ini diikuti dari Papua, Jogyakarta, Riau dan dari Kota Malang sendiri memperebutkan tingkat pemula, mahir dan profesional.

Sementara itu, Sulis berkesempatan memberikan hadiah juara ngalam memanah tingkat pemula, yang rata-rata usianya dibawah 15 tahun. Sulis menambahkan jika sejak usia dini mulai dikenalkan dengan olahraga panahan, kelak akan menjadi atlet kebanggaan dari Kota Malang. ***(RKM)

 

 

Dispora Kota Malang Gelar Diklat Kepemimpinan Pemuda

Dalam rangka menciptakan pemuda yang siap menghadapi perubahan ke masa depan,  Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang melaksanakan kegiatan Diklat Kepemimpinan Pemuda di Hotel Aria Gajayana, Malang, Rabu (3/7).
Hadir Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah didampingi oleh Plt. Kepala PPPON Suprapto, Kadispora Kota Malang yang diwakili oleh Sekretaris Dispora Kota Malang Muhammad Kharis.
Tema diklat kepemimpinan pemuda adalah “Memperkuat Kepemimpinan Pemuda Dalam Mengatasi Permasalahan Bangsa” . Dalam sambutannya Faisal Abdullah menyampaikan kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan pemuda sebagai agen perubahan.
“Pemuda harus bisa menjadi pelopor dan pemimpin, serta mampu memelihara sumber daya yang ada dan meningkatkan yang belum ada,” kata Faisal.
Kegiatan ini dihadiri oleh 150 orang peserta lokal terdiri dari mahasiswa, pelajar sekolah kedinasan dan pelajar SMU di Kota Malang.
Program kegiatan Diklat Kepemimpinan Pemuda ini berjalan lancar dan sukses, sesuai jadwal kegiatan berlangsung selama 3 hari kerja yaitu dari tanggal 3-5 Juli 2019. ***(RKM)

Kesebelasan Porprov Kota Malang Puncaki Klasemen Sementara

Tim sepak bola Kota Malang untuk sementara berada di puncak klasemen Grup J, dengan poin 4, disusul Kota Blitar dengan point 3, kemudian Kabupaten Bojonegoro dengan point 2 dan terakhir Kabupaten Lumajang dengan point 1.

Puncak klasemen sementara itu diraih setelah tim kesebelasan Malang berhasil mengalahkan kesebelasan Kota Blitar pada babak penyisihan Grup J, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2019, yang digelar di Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro, Jumat (5/7/2019) malam.

Kesebelasan Kota Malang berhasli petik poin penuh, setelah menundukkan kesebelasan Kota Blitar dengan skor 1-0 (1-0). Sebelumnya, ditempat yang sama pada kesebelasan Kabupaten Bojonegoro bermain imbang 1-1 (1-1) saat menjamu kesebelasan Kabupaten Lumajang.

Kesebelasan Kota Blitar yang sebelumnya berhasil menaklukkan Kabupaten Lumajang bermain agresif sejak peluit kick off dibunyikan wasit Riyadus Solikin dari Kota Pasuruan. Pemain Blitar yang berkostum merah-merah tersebut, sempat mengancam gawang Kota Malang saat pertandingan baru berjalan 3 menit.

Namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol oleh anak-anak Kota Blitar. Tendangan Ridwan Chandra (10) melambung di atas mistar gawang Dicky Agung (1).

Sumber:beritajatim.com

Paskibraka Kota Malang Laksanakan Kemah Bhakti Desa Bahagia

Dalam  rangka memperingati hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke- 74 Tahun 2019, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Malang melaksanakan Giat Kemah Bhakti Desa Bahagia, yang dilaksanakan tanggal 2-6 Juli 2019 di Lapangan Desa Lang-Lang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Maksud dan tujuan kegiatan Kemah Bhakti Desa Bahagia untuk membentuk kepribadian yang lebih baik setiap anggotanya. Erry Harto Prabowo, SH.M.Si, Kepala Seksi Peningkatan Sumberdaya Kreatifitas Pemuda sekaligus sebagai pembina Paskibraka dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga mengharapkan kegiatan ini dapat berjalan lancar sampai akhir.

“Semoga kegiatan kemah bhakti ini lancar sampai akhir, selalu koordinasi dan komunikasi yang intens antara Dispora dengan pembina Paskibraka di lapangan. Kami juga selalu memantau kegiatan di lapangan khususnya kesehatan para calon Paskibraka, ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan, dan keamanan dalam pelaksanaan kegiatan”, jelas Erry.

Selama kegiatan berlangsung, dilarang dikunjungi orang tua/wali untuk membentuk kemandirian calon Paskibraka Kota Malang. Mereka didampingi oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Malang dan dari personil KODIM 0833/BDJ.

Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Malang, merupakan putra-putri terbaik bangsa, kader pemimpin bangsa yang telah terpilih dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang, melalui sistem dan mekanisme pendidikan dan pelatihan yang menambahkan nilai-nilai kebangsaan serta penguatan aspek mental dan fisik agar memiliki kemampuan prima dalam melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. ***(RKM)

 

 

 

Tim Juri Pemuda Pelopor Provinsi Jawa Timur Lakukan Fact Finding di Kota Malang

Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 91 tahun 2019 diselenggarakan pemilihan pemuda pelopor tingkat kota Malang. Dalam perjalanannya, seleksi pemilihan pemuda pelopor Kota Malang sudah pada tahap ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Tim juri dari provinsi Jawa Timur melakukan Fact Finding ke Kota Malang, Selasa (2/7/2019).

Tim Juri dipimpin langsung oleh Ary MS, S.Kom., M.Kom, P.Hd dan Billy Maulana Saputro didampingi Kepala Seksi Kewirausahaan Pemuda, Batin Adi Mulyo dan Kepala Seksi Peningkatan Sumberdaya Kreatifitas Pemuda Erry Harto Prabowo, SH. M.Si. Tim bersama rombongan langsung menuju ke daerah Sukun Malang ke kediaman Rangga, salah satu peserta Pemilihan Pemuda Pelopor dari Kota Malang.

Kepala Seksi Kewirausahaan Pemuda, Batin Adi Mulyo mengatakan keikutsertaan Rangga di ajang pemilihan pemuda pelopor tahun 2019 kelak menjadi pemuda pelopor sejati di bidang inovasi teknologi alat penangkap serangga

” Harapan saya Rangga menjadi salah satu pemuda pelopor  sejati dan tidak menunggu reward untuk kegiatan tersebut. Setelah mengikuti ajang pemilihan pemuda pelopor, diharapkan Rangga dapat meimplementasikan kepada masyarakat dan wilayahnya agar bermanfaat, terutama bagi petani”, ungkap Batin Adi Mulyo.

Erry Harto Prabowo menambahkan agar Rangga tidak berhenti hanya di kegiatan pemilihan pemuda pelopor saja, pasca kegiatan tersebut Rangga terus berkiprah di masyarakat.

Sementara itu, pemilihan pemuda pelopor adalah kegiatan rutin yang dilakukan  setiap tahun untuk memberikan penghargaan kepada pemuda atas prestasi dan kontribusi kepeloporan yang luar biasa dalam kemajuan masyarakat  di lingkungan nya. Semangat kepeloporan yang terinspirasi dari semangat Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda. ***(RKM)