Dispora Gelar Sosialisasi Penyadaran Pemuda Terhadap HIV/AIDS dan Narkoba

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Terkait dengan bahaya narkoba, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang menggelar Sosialisasi Penyadaran Pemuda Terhadap HIV/AIDS dan Narkoba di Hotel Gajahmada, Kamis (18/7/2019). Sebanyak 125 peserta Sosialisasi terdiri Pemuda, Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat Umum dari seluruh Kota Malang.

Erry Harto Prabowo, SH.M.Si, Kepala Seksi Peningkatan Sumberdaya Kreatifitas Pemuda dalam sambutannya mengatakan di sekitar kita saat ini, banyak sekali zat-zat adiktif yang negatif dan sangat berbahaya bagi tubuh. Dikenal dengan sebutan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Pada era modern yang serba canggih, narkoba telah menjadi problem bagi umat manusia diberbagai belahan bumi. Narkoba yang bisa mengobrak-abrik nalar yang cerah, merusak jiwa dan raga, tak pelak bisa mengancam hari depan umat manusia, untuk itu dengan adanya sosialisasi ini kami berharap agar pemuda di Kota Malang memahami dan sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan hiv AIDS”, Kata Erry.

Hadir sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Bayu Tjahjawibawa, mengatakan narkoba merupakan pembunuh berdarah dingin yang dapat menghancurkan kehidupan. Sayangnya, masih banyak pemuda dan pemudi Indonesia yang menyalahgunakan narkoba tersebut dan mereka justru merasa bangga dengan hal itu. ” Bagi mereka, narkoba adalah alat terbaik untuk mengatasi berbagai masalah, untuk gaya-gayaan, dianggap keren, dan hal-hal tidak masuk akal lainnya”, jelas dr. Bayu.

Sementara itu, narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, Try Wulandari mengatakan diantara bahaya penyalahgunaan narkoba yang paling vital bagi generasi muda ialah terjadinya perubahan sikap dan kepribadian mereka.

“Tidak heran ketika seorang anak tiba-tiba berubah menjadi pendiam dan sering menggurung diri karena mereka justru asyik dengan efek halusinasi yang disebabkan oleh obat-obatan narkotika atau apapapun yang mereka konsumsi itu. Anak yang terkenal cerdas dengan prestasi akademik yang fantastis pun bisa saja tiba-tiba mendapat nilai yang jatuh merosot secara tiba-tiba”, ungkap Wulan (panggilan akrab, Try Wulandari). *** (RKM)