Prestasi Membanggakan Kota Malang dari Bidang Catur Yunior Tingkat Internasional

Bertempat di halaman Balaikota Malang, Walikota memberikan apresiasi kepada dua pecatur junior asal Kota Malang yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Hadir pada kegiatan audiensi Walikota Malang dengan pemenang “Eastern Asia Youth Chess Championship 2019″, Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si, Senin (12/8/2019).

Kedua atlet tersebut antara lain Nayaka Budi Dharma (12 tahun) dan Arjuna Satria Pamungkas (11 tahun). Nayaka meraih satu medali emas, dua medali perak, sedangkan Arjuna meraih satu medali emas, satu perak dan satu perunggu pada kejuaraan catur yang diikuti 18 negara Asia itu.

Dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu diraih dalam kejuaraan catur junior Asia “Eastern Asia Youth Chess Championship 2019” di Bangkok, 1-10 Agustus 2019.

Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dayu ( panggilan akrab Ida Ayu Made Wahyuni) mengatakan Di kejuaraan Asia Tenggara itu menyumbangkan dua medali emas dan satu medali dari tiga kelas berbeda.

“Dua emas diperoleh Nayaka masing-masing dari kelas catur kilat dan catur cepat, serta satu medali perak didapat dari kelas catur standar. Sumbangan medali Nayaka ini turut mengantarkan Indonesia menjadi juara umum dengan total 13 medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu”, Jelas Dayu.

Sedangkan Arjuna mendapat medali emas setelah mengalahkan pecatur Thailand. Sekeping perak didapat Arjuna setelah melawan pecatur tuan rumah dan sekeping perunggu didapatnya setelah mengalahkan pecatur Malaysia.

Sementara itu, keikutsertaan Nayaka dan Arjuna di kejuaraan Asia di Bangkok 2019 merupakan permintaan langsung dari Pengurus Besar Percasi. Mereka diminta memperkuat tim Indonesia setelah meraih medali emas di Kejuaraan Nasional Catur ke-47 di Banda Aceh, 10-17 Oktober 2018 lalu. Di kejuaraan ini Provinsi Jawa Timur jadi juara umum dengan perolehan enam medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu.

Nayaka saat ini berusia 12 tahun dan tercatat sebagai murid kelas 1 SMPN 5 Malang. Arjuna masih berusia 11 tahun dan murid kelas 5 di SDN Mojolangu 5. Walikota Malang menjanjikan bagi seluruh atlit yang berprestasi mengharumkan Kota Malang akan diberikan penghargaan berupa bea siswa. ***(RKM)